Kamis, 06 November 2014

Grandfinal Yamaha Cup Race 2014

Pada hari Jumat-Minggu tanggal 7-9 November 2014 besok akan ada gelaran akbar balap motor Yamaha Cup Race 2014 di sirkuit halaman Timur Stadion Maguwoharjo. Meskipun mulai siang tadi sudah terlihat kesibukan di nyaris seluruh kawasan stadion dalam rangka persiapan event balapan ini. Gelaran balapan ini akan dihadiri oleh para pembalap dari berbagai kota di Indonesia. Khususnya mereka yang telah menjadi finalis region Medan, Palu, Makassar, Kediri, Purwokerto, dan daerah lainnya dalam usaha untuk memperebutkan mahkota juara. 

Persiapan Sirkuit Grandfinal Yamaha Cup Race 2014 di halaman parkir Timur Stadion Maguwoharjo

Persiapan Sirkuit Grandfinal Yamaha Cup Race 2014 di halaman parkir Timur Stadion Maguwoharjo

Persiapan Sirkuit Grandfinal Yamaha Cup Race 2014 di halaman parkir Timur Stadion Maguwoharjo

Persiapan Sirkuit Grandfinal Yamaha Cup Race 2014 di halaman parkir Timur Stadion Maguwoharjo


Berdasar penjelasan panitia daerah, Drs. H. Najib M Saleh pada hari Senin (3/11/2014) lalu, bahwa pada gelaran hari pertama, Jumat (7/11/2014), akan digelar kegiatan scrutineering (pemeriksaan kendaraan), yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan seluruh pembalap, briefing peserta, dan latihan resmi hari pertama. Sedangkan hari kedua, Sabtu (8/11/2014) akan dilakukan latihan resmi hari kedua yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 WIB. Setelah itu, pada pukul 13.00 dilanjutkan babak kualifikasi untuk menentukan urutan posisi pembalap yang akan mengikuti lomba babak final, Minggu (9/11/2014).

Najib M Saleh lebih lanjut menegaskan bahwa "Lomba grandfinal, mempertandingkan sembilan kelas dari kelas YCR1 hingga YCR9. Sedangkan kelas YCR1 hingga YCR5, namanya hampir sama dengan yang dilombakan dalam even kejurnas, yaitu MotoPrix (MP) 1, MP2, MP3, MP4 dan MP5," Selain agenda utama balapan motor khusus Yamaha, juga diadakan 'coaching clinic' dari Yamaha. 

Gelaran Grandfinal Yamaha Cup Race 2014 ini diselenggarakan oleh Refresh (event organizer) Rifky dan dibantu para personel Venture Sport Club (VSC) Yogyakarta, salah satu anggota klub otomotif Pengda Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY. 

Gelaran Balapan Gradfinal Yamaha Cup Race ini gratis bagi para penonton. Tidak ditarik tiket untuk masuk ke sirkuit.

Monggo poro sedherek, datang dan ramaikan gelaran akbar ini...



Minggu, 05 Oktober 2014

Dirgahayu TNI Ke 69


 Tentara Nasional Indonesia, disingkat menjadi TNI adalah nama angkatan perang negara kita. Awal sejarah terbentuknya bernama TKR (Tentara Keamanan Rakyat) yang kemudian berubah nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), dan pada akhirnya berubah menjadi TNI (Tentara Nasional Indonesia) seperti yang kita kenal hingga hari ini.

Tentara Nasional Indonesia terdiri dari 3 (tiga) angkatan bersenjata, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Masing-masing angkatan dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan dan secara keseluruhan TNI dipimpin oleh seorang Panglima TNI, yang saat ini adalah Jenderal TNI Moeldoko.

Pada masa Demokrasi Terpimpin hingga masa Orde Baru TNI pernah digabungkan dengan Kepolisian (POLRI) dalam satu sebutan ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Sesuai Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000 mengenai Peran TNI dan peran POLRI maka pada tanggal 30 September 2004 telah disahkan Rancangan Undang-Undang TNI oleh Dewan Perwakilan Rakyat yang kemudian pada tanggal 19 Oktober 2004 ditandatangani oleh Megawati sebagai presiden RI saat itu. (Sumber: Wikipedia Indonesia )

Sumber: http://www.senkomsidoarjo.org/2014/08/disain-logo-tema-hut-tni-ke-69-tahun.html

Selamat Ulang Tahun TNI. 69 tahun berjuang bersama mendampingi rakyat. Terimakasih TNI..

Sabtu, 04 Oktober 2014

Selamat Idul Adha 1435 H

Pada tahun 2014 ini Hari Raya Idul Adha (atau seringkali lebih diakrabi dengan sebutan Idul Kurban) dirayakan pada dua hari yang berbeda, meskipun diharapkan hal ini tidak akan mengurangi kebahagiaan kita semua dalam menyambut dan merayakannya. Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha kita diajari untuk mengenal betapa indah dan nikmatnya berbagi dengan sesama.

Sumber: http://antoksoesanto.blogspot.com/2014/08/wallpaper-idul-adha-1435-2014.html

Umat Islam di Indonesia, seperti yang telah dinyatakan diatas, untuk tahun ini ada yang merayakan Idul Adha pada hari Sabtu, 4 Oktober mendatang. Mereka adalah yang mengikuti perhitungan hisab Muhammadiyah dan yang mengikuti keputusan pemerintah Arab Saudi. Ada pula yang merayakannya pada Minggu, 5 Oktober yang mengikuti rukyatul hilal pemerintah dan NU. Perbedaan hari dalam merayakan Idul Qurban bukan penghalang. 

Pada hari yang penuh dengan luapan kebahagiaan ini, semangat berbagi hendaknya ditumbuhkan dalam diri kita masing-masing. Upacara penyembelihan hewan kurban bagi yang mampu dan kemudian dibagikan dagingnya kepada seluruh umat tanpa terkecuali memberikan perlambang bahwa Islam dekat, bahkan bisa dinyatakan sangat akrab dengan berbagai kegiatan sosial yang menyejahterakan semesta. Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha ini bagi yang kebetulan belum berbagi hewan kurban karena belum mendapatkan hidayah atau belum cukup mampu, maka setidaknya dapat berbagi kebahagiaan merayakan Idul Adha kepada orang-orang terdekat yang tidak bisa ditemui dengan saling mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha.

Karenanya, kami mengucapkan: "Selamat Hari Raya Idul Adha 1435 H"

Minggu, 17 Agustus 2014

DIRGAHAYU INDONESIA

Hari ini, segala kemeriahan bulan ini bermuara pada peristiwa ini. Perayaan atas kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, kita sudah 69 tahun merdeka. Mari kita rayakan setiap saat dengan selalu semangat dalam berkarya, bersikap positif, dan #StopKekerasan ! Mari maknai kemerdekaan kita dengan menjadi manusia Indonesia yang toleran, bersikap positif, anti kekerasan, dan selalu berusaha berkarya untuk kehidupan yang lebih baik.

Selamat merayakan kemerdekaan..!



*sumber video: YouTube

Senin, 28 Juli 2014

Selamat Hari Raya Idul Fitri. 1 Syawal 1435H

UPT Pengelolaan Maguwoharjo mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. 1 Syawal 1435 H. Minal Aidin Wal Faidzin.

Mohon Maaf Segala Khilaf dan Kesalahan.

Gambar diambil dari: http://chahndeso.blogspot.com/2014/07/kartu-ucapan-lebaran-idul-fitri-1435-h.html


Animasi diambil dari: http://chahndeso.blogspot.com/2014/07/kartu-ucapan-lebaran-idul-fitri-1435-h.html

Rabu, 23 Juli 2014

....dan Indonesia Memilih........

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi hasil pemilu presiden (pilpres) 2014 dan mengumumkan pasangan capres-cawapres yang berdasar pilihan rakyat resmi menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2019.

Meskipun sempat diwarnai insiden pengunduran diri oleh pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta, namun KPU terus melanjutkan proses penghitungan suara hingga selesai.

Secara lengkap, inilah hasil penetapan rekapiltulasi penghitungan suara tersebut:
  1. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden H. Prabowo Subianto dan Ir. H.M. Hatta Rajasa mendapatkan jumlah suara sebesar 62.576.444 atau prosentase 46,85%.
  2. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H.M. Jusuf Kalla mendapatkan jumlah suara sebesar 70.997.833 atau prosentase 53,15%.
Hasil rekapitulasi penghitungan suara ini mempunyai selisih sebesar 8.421.389 suara. Jumlah suara sah adalah sebesar 133.574.277, sedangkan jumlah suara tidak sah sebesar 1.379.690, sehingga total jumlah suara sah dan tidak sah sebesar 134.953.967.

Berdasar hasil tersebut diatas, maka pasangan capres-cawapres Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H.M. Jusuf Kalla resmi memenangkan pemilu presiden (pilpres) kali ini dan menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia untuk periode 2014-2019.

Selamat kepada kedua pasangan. Semoga amanah dan berhasil membawa Indonesia pada masa depan yang jauh lebih baik.


*sumber data: KPU

Sabtu, 05 Juli 2014

Pilpres 2014. Untuk Masa Depan Indonesia

Seperti yang sudah kita semua ketahui, minggu depan, atau tepatnya pada tanggal 9 Juli 2014 nanti kita akan melaksanakan Pipres 2014 untuk memilih siapa presiden dan wakil presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Ada dua pasang kandidat yang akan maju dalam Pilpres 2014 ini, yang pertama pasangan No. 1 Prabowo Subianto sebagai presiden dan Hatta Rajasa sebagai wakil presiden yang kemudian disingkat sebagai Prabowo-Hatta, dan pasangan No. 2  Joko Widodo sebagai presiden dan Jusuf Kalla sebagai wakil presiden yang kemudian disingkat menjadi JKW-JK.

Saudara-saudara mungkin sudah menetapkan pilihan pasangan nomer berapa yang akan dipilih, namun di lain pihak mungkin ada juga yang masih bingung hendak memilih siapa. Sebagai salah satu pedoman, mungkin bisa dicermati visi dan misi masing-masing pasangan presiden dan wakil presiden sebagai pedoman untuk menjatuhkan pilihan saudara-saudara. Berikut akan dijabarkan secara singkat visi dan misi masing-masing pasangan capres-cawapres.

Visi dan misi dari pasangan capres-cawapres nomer urut 1, Prabowo-Hatta dikemas dalam sebuah dokumen ringkas yang secara mendasar mengulas dasar pemikiran dari pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PKS, Golkar, dan PBB ini kedalam tiga misi pokok. DIbuka dengan latar belakang, "Prabowo-Hatta mendeklarasikan visi yang sepenuh-penuhnya menjadi maksud dan tujuan dari para Pendiri Bangsa." Simak juga penggalan dari latar belakang visi dan misi pasangan Prabowo-Hatta berikut; "Pencapaian reformasi dan demokrasi di berbagai bidang dan pertumbuhan perlu lebih ditingkatkan lagi kualitasnya, dengan perbaikan yang menyeluruh, merata, dan berkelanjutan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat."

Berikut visi dari pasangan nomer 1 ini: "Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat." Sementara misi dari pasangan ini adalah;
  1. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksankan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.
  3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.
 Untuk lebih lengkapnya, silahkan klik tautan berikut: Visi dan Misi Prabowo-Hatta

Visi dan misi dari pasangan capres-cawapres nomer urut 2, Jokowi-JK yang diusung oleh PDIP, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI ini dikemas dalam sebuah dokumen yang diberi judul "Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian." Pasangan Jokowi-JK memaparkan visi misinya yang dimulai dengan konstitusi sebagai landasan, serta memaparkan tiga problem pokok bangsa, yaitu: 1. Merosotnya kewibawaan negara, 2. Melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional, dan 4. Merebaknya intoleransi dan krisis kepribadian bangsa.

Visi dari pasangan nomer 2 ini adalah "Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong." Serta Misinya adalah;
  1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumberdaya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
  2. Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan dan demokratis berlandaskan negara hukum.
  3. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
  4. mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
  5. Mewujudkan bangsa yang berdaya-saing.
  6. mewujudkan Indonesia yang menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan  kepentingan nasional.
  7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadiandalam kebudayaan.
Untuk lebih lengkapnya, silakan klik tautan berikut: Visi dan Misi Jokowi-JK

Selain visi dan misi, sebaiknya saudara-saudara juga melihat rekam jejak dari masing-masing pasangan capres-cawapres sebagai dasar untuk menentukan pilihan. Selebihnya, serahkan pada logika dan hati nurani saudara-saudara semua. Selalu ingat bahwa capres-cawapres manapun yang anda dukung, nomer manapun yang akan anda pilih, jangan pernah lupa bahwa nomer 3: Persatuan Indonesia.

Silahkan datangi TPS di wilayah anda, tentukan pilihan untuk masa depan Indonesia...

Sumber data: http://www.kpu.go.id/